Pada saatnya nanti, kita akan sampai di titik-titik kejenuhan, merasa lelah akan segalanya, merasa kecewa atas perlakuan buruk manusia, bersedih atas ketidakmampuan diri. Hidup yang seperti tak hidup lagi. Kita ingin pulang, tapi tak tahu hendak ke mana. Benar-benar merindukan rumah yang bersedia menerima diri kita apa adanya, rumah yang menyajikan kenangan sebenarnya, rumah yang tanpa penghaki…
Aku pernah takut menghadapi kepergian sebab cintaku sudah menancap terlalu dalam. Namun, sebanyak apa pun aku berkorban, sekuat apa pun aku mencoba bertahan, kepergian tetap tak pernah bisa terhindarkan. Maka, bila sudah begitu, apa lagi yang bisa aku lakukan selain menikmatinya? Sederas-derasnya hujan, kelak pasti akan reda juga. Kepergianmu memang menyisakan luka, tapi juga membawaku…
Di antara kebesar Allah, dia menciptakan mitsaqan ghaliza, sebagai pengikat antara dua hati yang ingin melebur menjadi satu. Tiadalah obat bagi yang saling mencintai selain itu pernikahan. Tapi tak selamanya bahtera pernikahan itu berlayar pada jalurnya yang tenang, kadang ada ombak yang menerjang, kadang ada badai yang mengguncangkan. Tidak jarang bahtera yang di harap berlabuh di pelabuhan ke…