PERPUSTAKAAN MAN 4 BOGOR

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Cahaya cinta pesantren
Penanda Bagikan

Text

Cahaya cinta pesantren

Ira Madan - Nama Orang;

MarShila Silalahi seorang anak cerdas yang berasal dari kota Medan. Shila terpaksa masuk pesantren untuk memnuhi permintaan kedua orang tuanya. Menjadi santri di Pondok Pesantren Al-Amanah.\r\nSeperti santri kebanyakan, Shila tak begitu suka dengan kehidupan pesantren hingga akhirnya ia bertemu dengan santri-santri lain yang kemudian menjadi bagian penting dalam hidupnya. Cut Faradhilah atau Icut, Aisyah, dan Sherli Amanda yang lebih akrab di sapa Manda menjadi sahabat Shila. Sepercik senyuman akhirnya mulai tersembul dari bibir Shila.\r\nAbu Bakar menjadi salah satu santri yang menukai Shila. Hal-hal konyol sering dilakukannya. Surat-surat cinta yang bertumpuk tak pernah dibalas oleh Shila. Dan Shila selalu ingin menjadi sahabatnya, tanpa embel-embel apapun. Shila sejak awal sudah terpesona pada satu senyuman. Pemiliknya adalaha ustadz Rifqi, salah satu ustadz di pondoknya. Hingga dalam satu kejadian Shila mencuri bros Avira (salah satu temannya) pemberian dari ustadz Rifqie. Yang ternyata mereka adalah saudara sepupu. Shila cemburu melihat kedekatan Avira dan ustadz Rifqie.\r\nShila pernah menjadi utusan pesanterennya ke Jepang untuk pelatihan persiapan belajar ke luar negeri. Hal ini sempat menjadi perselesihan dengan sahabatnya Icut. Karena saat itu Icut menjabat sebagai ketua Bagian Redaksi Komunikasi dan Informasi di Organisasi Santri Pondok Pesantren Al Amanah dan dirasa lebih tepat untuk menjadi perwakilan santri. Tapi hal ini tak membuat persahabatan mereka terputus, karena pada akhirnya mereka menyadari persahabatan lebih penting dari segalanya.\r\nSingkat cerita, setelah beberapa tahun lulus dari pondok dan menamatkan kuliah di universitas di Jepang, Shila di lamar oleh ustadz Rifqie. Lalu tak lama setelahnya mereka menikah. Namun beberapa tahun setelah pernikahan, Shila jatuh sakit. Ia terserang kangker otak. Sejak di pondok, Shila memang sering jatuh pingsan karena sakit kepala yang tak tertahankan. Hingga akhirnya ia harus menjalani operasi. Sesaat sebelum operasi, Shila meminta sahabatnya Manda untuk menikah dengan suaminya. Saat itu Manda memang baru ditinggalkan orang tuanya yang meninggal karena kecelakaan. Dan alasan yang paling kuat adalah Shila ingin anaknya di rawat oleh orang yang bisa ia percaya. Dan Manda adalah orang yang tepat menurut Shila.


Ketersediaan
#
Ruang Koleksi Utama (Rak 800) 899.221 3 IRA c
M4B-00728
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
899.221 3 IRA c
Penerbit
Solo : Tinta Media., 2014
Deskripsi Fisik
292 hlm. .; 20 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-602-257-928-1
Klasifikasi
899.221 3
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Cet. 1
Subjek
Fiksi Indonesia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
Ira Madan
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

PERPUSTAKAAN MAN 4 BOGOR
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan MAN 4 Bogor merupakan salah satu unit yang  tidak terpisahkan dari MAN 4 Bogor.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?