Pilih Islam atau demokrasi?!rnrnSebenarnya, sejak dipraktikkan di atas Bumi pada zaman Yunani kuno, sudah banyak muncul kritik terhadap demokrasi, termasuk misalnya dari Plato dan Aristoteles sendiri. Namun seiring perjalanan zaman, rupa-rupanya demokrasi telah menjelma menjadi sebuah ajaran yang paling banyak diikuti oleh manusia dari semua suku bangsa dan agama; tak terkecuali kaum muslimin. Kini Demokrasi menjadi satu-satunya ukuran dan sandaaran nilai yang dianggap paling tinggi, hingga 'tidak demokratis' adalah 'aib terbesar' dalam konteks kehidupan zaman ini. rnrnInilah buku yang ditulis oleh seorang ulama pejuang tauhid terkemuka, Syaikh Abu Muhammad 'Ashim Al-Maqdisi, demi menerangkan beberapa hal sebagai berikut;rnrn-Apakah hakikat demokrasi?rn-Benarkah demokrasi sesuai dengan Islam? Bukankah demokrasi sama dengan syura dalam Islam?rn-Jika Islam memang mengharamkan demokrasi, apa solusinya?rn-Apabila demokrasi adalah sebuah agama, lalu bagaimanakah kedudukan atau status keislaman orang yang menjadi pengikut atau pembelanya? Murtadkah mereka?